Cara Merawat Tanaman Bambu dalam Air
Hal yang Anda Butuhkan
air
Batu kerikil atau sungai
Makanan tanaman akuarium
Panci atau wadah kecil

Bambu beruntung sebenarnya adalah rumput, bukan tanaman bambu tradisional.
Bambu yang tumbuh di air sering disebut sebagai "bambu yang beruntung." Disebut ini karena tradisi feng shui percaya bahwa bambu dapat membawa kemakmuran, umur panjang, dan kebahagiaan bagi pemiliknya. Ini membutuhkan sedikit perawatan, dan dapat hidup selama bertahun-tahun jika Anda mengikuti beberapa pedoman perawatan sederhana.
Langkah 1
Gunakan jumlah air yang tepat. Bambu akan tumbuh akar di tempat-tempat yang terendam air. Jika Anda menambahkan terlalu banyak ke wadah Anda, Anda akan membuat tanaman yang tidak menarik yang menampilkan pertumbuhan akar di tempat-tempat yang terlihat aneh. Sekitar 1 hingga 1 1/2 inci air adalah standar.
Langkah 2
Gunakan jenis air yang tepat. Air yang tinggi klorin atau bahan kimia lainnya dapat merusak tanaman. Jika air keran Anda mengandung bahan kimia ini, coba isi wadah dengan air dan biarkan selama semalam agar beberapa bahan kimia menghilang. Pilihan lain adalah menggunakan air yang disaring.
Langkah 3
Ganti air secara teratur. Air dalam tanaman bambu harus diubah setidaknya seminggu sekali untuk mencegah pertumbuhan ganggang dan kapang. Jika Anda menggunakan batu untuk mendukung tanaman bambu Anda, mereka harus dibersihkan setiap minggu juga. Bakteri dan jamur tumbuh dengan cepat dalam kondisi lembab. Salah satu cara termudah untuk membunuh tanaman bambu adalah membiarkannya duduk di air yang tergenang.
Langkah 4
Berikan jumlah cahaya yang tepat. Seperti halnya manusia, bambu bisa terbakar sinar matahari jika disimpan di bawah sinar matahari langsung terlalu lama. Mereka membutuhkan naungan parsial. Menempatkan mereka di atas meja atau rak menyajikannya dengan sempurna. Itu tidak terbaik untuk menempatkan mereka di jendela yang cerah.
Langkah 5
Pertahankan suhu yang tepat. Bambu yang beruntung akan mati jika lingkungannya terlalu panas atau terlalu dingin. Suhu rata-rata harus tetap antara 60 dan 80 derajat Fahrenheit.
Langkah 6
Jangan memotong atau memotong terlalu banyak. Sangat baik untuk memotong bambu Anda dari waktu ke waktu untuk mempertahankan tampilan yang Anda inginkan atau mencoba menumbuhkan tanaman baru dari setek. Terlalu banyak memotong dan memotong dapat membunuh tanaman. Selalu sediakan waktu bagi tanaman untuk pulih saat mengeluarkan sejumlah besar daun atau tangkai sebelum melakukan pemotongan lagi.
Langkah 7
Perhatikan tanda-tanda kesehatan yang buruk. Bambu akan menunjukkan tanda untuk memberi tahu Anda ada sesuatu yang salah. Daunnya bisa terkulai atau menguning untuk menunjukkan kekurangan air atau terlalu banyak sinar matahari. Hal yang sama berlaku untuk tangkai. Ini bisa berubah menjadi kuning atau cokelat, dan menjadi keras atau lembek. Anda akan dapat melihat pertumbuhan alga di bebatuan atau batang.
Tip
Gunakan peralatan potong yang sangat tajam dan steril untuk menghindari penyakit dan kerusakan tanaman. Putar tanaman Anda setiap minggu untuk memastikannya mendapat sinar matahari di kedua sisi. Berikan pupuk pada tanaman Anda sebulan sekali dengan menambahkan dua tetes makanan tanaman akuarium ke dalam air setelah mengubahnya.