Cara Menggunakan Air Mata Kemenyan
Hal yang Anda Butuhkan
Lesung dan alu
Dupa arang
Wadah panas-aman
Lebih ringan
Mangkuk
Ketel
Handuk
Peringatan
Berhati-hatilah saat membakar kemenyan. Sejumlah kecil resin menciptakan banyak asap tebal. Mulailah dengan membakar hanya satu robekan kecil atau sejumput resin bubuk dan tingkatkan jumlahnya jika diinginkan.

Kemenyan adalah bahan umum dalam dupa.
"Air mata" Kemenyan adalah gumpalan getah dari pohon Boswellia, tanaman gurun kecil berduri yang berasal dari India, Arab, dan Afrika utara. Resin dikumpulkan dengan memotong ke dalam kulit pohon dan mengumpulkan zat susu setelah mengeras. Air mata dengan jumlah minyak atsiri tertinggi tetap lengket dan buram di tengah dan dianggap sebagai kelas tertinggi. Kemenangan dibakar selama kebaktian tradisional Katolik dan merupakan salah satu dari tiga hadiah yang ditawarkan kepada bayi Kristus, menurut tradisi agama Kristen.
Langkah 1
Giling air mata kemenyan menjadi bubuk halus dengan lesung dan alu atau penggiling rempah listrik. Tambahkan bubuk ke sabun dan lotion buatan sendiri atau taburkan sedikit ke dalam minyak pembawa, seperti almond atau jojoba, dan gunakan sebagai parfum.
Langkah 2
Bakar air mata utuh atau remuk sebagai dupa. Nyalakan arang dupa dan letakkan di dalam wadah yang tahan panas. Tempatkan sedikit kemenyan pada batu bara yang terbakar untuk digunakan untuk tujuan spiritual, sebagai pengusir serangga atau untuk menikmati parfum kaya resin.
Langkah 3
Tarik napas uap resin kemenyan untuk membersihkan saluran hidung dan meredakan hidung tersumbat yang berhubungan dengan flu biasa. Tuangkan ketel air mendidih ke dalam mangkuk besar dan taburkan satu sendok teh air mata remuk ke dalam air. Bersandar di atas mangkuk dengan handuk di atas kepala Anda untuk menjebak uap. Bernapaslah dalam-dalam dan perlahan-lahan dan biarkan uapnya melonggarkan sinus yang tersumbat.
Langkah 4
Tempatkan air mata kemenyan di dalam jimat atau jimat pelindung atau berikan benda-benda suci ini melalui asap membakar kemenyan. Dalam banyak tradisi spiritual, kemenyan diyakini memiliki kekuatan untuk melindungi, memurnikan, dan membantu dalam pencerahan spiritual.