Berapa Suhu Seharusnya Air Saat Menyiram Tanaman?

Air dapat menyirami tanaman bunga

Konsisten dengan merawat tanaman Anda.

Kredit Gambar: Gambar AntonioGuillem / iStock / Getty

Tanaman itu rewel. Perubahan teknik cahaya, makanan dan penyiraman selalu membawa risiko memiliki efek buruk pada tanaman. Karena itu, penting untuk memperhatikan suhu air saat menyirami tanaman Anda.

Petunjuk umum

ibu rumah tangga dengan bunga dalam pot dan kaleng penyiraman

Sirami tanaman Anda dengan air bersuhu ruangan.

Kredit Gambar: Gambar dolgachov / iStock / Getty

Untuk menghilangkan risiko melukai tanaman Anda, gunakan air suhu kamar. Dengan cara ini, tidak mungkin Anda akan mengejutkan tanaman atau merusak akarnya. Biarkan saja air sampai suhu yang sama dengan ruangan.

Efek Air Dingin

Perempuan menyiram tanaman

Air dingin dapat menyebabkan tanaman Anda menjadi tidak aktif.

Kredit Gambar: Jupiterimages / Creatas / Getty Images

Menyiram dengan air dingin dapat mengirim tanaman Anda ke "mode musim dingin." Mereka tidak akan mati, tetapi mereka akan berhenti tumbuh atau berhenti berbunga. Secara umum, jauhkan air dingin dari tanaman berbunga. Namun, anggrek yang tumbuh di rumah yang dikontrol suhu cenderung bereaksi dengan baik terhadap es batu, karena fluktuasi suhu membantu mereka menumbuhkan paku bunga baru.

Efek Air Panas

23940457

Air panas dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman

Kredit Gambar: Hemera Technologies / Photos.com / Getty Images

Air panas dapat menyebabkan kerusakan akar, atau menyebabkan tanaman syok. Air panas dapat membuat tanaman layu, bahkan jika mereka mekar dengan sehat.

Pengecualian

Tanaman outdoor biasanya dapat mengatasi suhu apa pun. Sayuran yang ditanam di taman luar dapat menampung air apa pun yang Anda dapat dari selang atau spicket. Menggunakan air yang sedikit lebih hangat atau sedikit lebih dingin sesekali tidak akan melukai tanaman Anda.

Air hujan

Hujan musim panas

Air hujan adalah yang terbaik untuk digunakan.

Kredit Gambar: Gambar lenalir / iStock / Getty

Sebagian besar tukang kebun menyarankan menggunakan air hujan, yang ditangkap dalam ember atau gelas, untuk menyirami tanaman karena mengandung mineral dan nutrisi tambahan — yang mungkin lebih penting daripada suhu air yang tepat. Tentu saja, Anda selalu dapat membiarkan air hujan menghangat hingga suhu kamar sebelum menyirami tanaman Anda.